Cara Membuat Kaldu Ayam Rumahan agar Gurih Tanpa Banyak Penyedap

liwei
By

Cara membuat kaldu ayam rumahan sebenarnya jauh lebih sederhana daripada yang sering dibayangkan. Tidak perlu banyak penyedap atau bahan mahal karena tulang ayam, beberapa sayuran, bawang, air, dan waktu memasak yang cukup sudah bisa menghasilkan kaldu dengan rasa gurih dan aroma yang enak.

Kaldu seperti ini berguna banget untuk stok di dapur. Bisa dipakai untuk sup, bubur, nasi tim, tumisan, sampai mengganti sebagian air saat memasak nasi supaya rasanya lebih kaya.

Cara Membuat Kaldu Ayam Rumahan yang Gurih

Kunci utama kaldu yang enak bukan jumlah bumbunya, melainkan bahan dasar dan cara memasaknya. Bagian ayam yang memiliki tulang justru sering lebih cocok dibanding memakai daging fillet saja karena rasa kaldunya lebih keluar.

Kamu juga tidak harus membeli ayam khusus hanya untuk membuat kaldu. Sisa tulang, sayap, leher, atau bagian ayam yang masih bagus bisa dimanfaatkan supaya bahan dapur tidak banyak terbuang.

Bahan yang Dibutuhkan

Untuk satu panci kaldu rumahan, siapkan:

  • 500–700 gram tulang atau bagian ayam
  • 1 buah wortel
  • 1 batang daun bawang
  • 1 batang seledri
  • 5 siung bawang putih
  • 1/2 buah bawang bombai, kalau ada
  • lada secukupnya
  • 1,5–2 liter air
  • garam secukupnya

Garam sebaiknya jangan terlalu banyak sejak awal. Kaldu nantinya masih akan dipakai untuk masakan lain, jadi lebih enak kalau rasa dasarnya tetap fleksibel.

Mulai dengan Ayam dan Air Dingin

Masukkan ayam ke dalam panci, kemudian tuangkan air sampai semua bagian cukup terendam. Nyalakan api sedang dan biarkan suhunya naik perlahan.

Saat air mulai panas, biasanya akan muncul busa berwarna putih atau agak kecokelatan di permukaan. Ambil busa tersebut menggunakan sendok supaya hasil kaldu terlihat lebih bersih.

Tidak perlu panik kalau ada busa. Itu hal yang umum saat merebus ayam.

Masukkan Sayuran dan Bahan Aromatik

Setelah busa mulai berkurang, masukkan wortel, bawang putih, daun bawang, seledri, dan bawang bombai. Potong dalam ukuran cukup besar saja karena semua bahan nantinya akan disaring.

Bawang menjadi salah satu bahan penting untuk memberi aroma. Kalau sering membeli stok dalam jumlah banyak, cara menyimpan bawang yang tepat juga membantu menjaga kondisinya tetap bagus sebelum digunakan untuk memasak.

Tidak perlu memasukkan terlalu banyak rempah. Kaldu dasar sebaiknya punya rasa yang netral supaya mudah dipakai untuk berbagai masakan.

Gunakan Api Kecil setelah Mendidih

Salah satu kesalahan saat mencoba cara membuat kaldu ayam adalah membiarkan air mendidih terlalu keras. Kaldu tidak perlu bergolak seperti sedang merebus mi.

Begitu air mulai mendidih, kecilkan api sampai hanya muncul gelembung ringan. Proses perlahan seperti ini membantu rasa keluar dari tulang dan sayuran tanpa membuat isi panci terlalu berantakan.

Selain itu, hasil kaldunya biasanya terlihat lebih jernih.

Berapa Lama Kaldu Ayam Perlu Dimasak?

Untuk stok rumahan, waktu sekitar satu sampai dua jam biasanya sudah cukup. Kalau menggunakan banyak tulang, kamu bisa memasaknya sedikit lebih lama supaya rasa ayamnya lebih terasa.

Tidak perlu mengejar waktu lima atau enam jam kalau kebutuhanmu hanya kaldu sehari-hari. Setelah aromanya harum dan cairannya mulai terasa gurih, hasilnya sebenarnya sudah bisa digunakan.

Cicipi Menjelang Akhir

Cicipi kaldu ketika proses memasak hampir selesai. Kalau terasa terlalu tipis, lanjutkan memasak sebentar agar cairannya sedikit berkurang.

Sebaliknya, jangan buru-buru menambah garam dalam jumlah banyak. Saat kaldu digunakan untuk sup atau masakan lain, bumbu tambahan akan masuk lagi.

Apakah Ayam Harus Dipanggang Terlebih Dahulu?

Tidak wajib. Namun, memanggang tulang atau bagian ayam sampai sedikit kecokelatan bisa menghasilkan rasa yang lebih dalam dan warna kaldu lebih pekat.

Cara ini cocok kalau kamu ingin membuat kaldu untuk saus atau masakan dengan karakter rasa kuat. Sementara untuk sup bening atau bubur, langsung merebus ayam pun sudah sangat cukup.

Jadi, sesuaikan saja dengan hasil akhir yang diinginkan.

Jangan Terlalu Banyak Memakai Bawang Putih

Bawang putih memang bikin kaldu harum, tetapi jumlah yang berlebihan justru bisa mendominasi rasa. Ingat bahwa kaldu nantinya menjadi dasar masakan lain, bukan masakan utama.

Lima atau enam siung untuk satu panci biasanya sudah cukup untuk memberi aroma. Kalau ingin rasa bawang lebih kuat, lebih baik tambahkan saat memasak hidangan akhirnya.

Bisa Pakai Sisa Sayuran?

Bisa, dan ini salah satu cara membuat stok kaldu terasa lebih hemat. Batang daun bawang, ujung wortel, batang seledri, atau sisa bawang yang masih bagus bisa ikut masuk ke panci.

Namun, jangan memasukkan sayuran yang sudah layu parah, berlendir, atau mulai rusak. Kaldu akan menyerap rasa dari semua bahan yang ada di dalamnya.

Gunakan bahan sisa yang masih layak makan, bukan bahan yang sebenarnya sudah waktunya dibuang.

Kenapa Kaldu Ayam Kadang Terasa Hambar?

Masalah paling umum adalah air terlalu banyak dibanding jumlah ayam. Misalnya cuma memakai sedikit tulang tetapi panci diisi tiga liter air, hasilnya tentu cenderung tipis.

Kalau sudah terlanjur, jangan langsung menambah banyak penyedap. Masak sedikit lebih lama tanpa tutup supaya volume air berkurang dan rasa menjadi lebih terkonsentrasi.

Pada batch berikutnya, cukup kurangi jumlah air atau tambahkan bahan ayam.

Cara Menyaring Kaldu

Setelah rasanya sudah sesuai, matikan kompor lalu saring kaldu menggunakan saringan biasa. Pisahkan tulang, sayur, dan bahan lain sampai hanya tersisa cairannya.

Kalau ingin hasil lebih jernih, gunakan saringan yang lebih rapat. Setelah itu, diamkan sampai suhunya turun sebelum dipindahkan ke wadah penyimpanan.

Jangan langsung memasukkan satu panci kaldu panas ke kulkas.

Cara Menyimpan Kaldu Ayam

Kaldu yang sudah dingin bisa disimpan di wadah tertutup dalam kulkas untuk penggunaan dalam beberapa hari. Kalau ingin stok lebih lama, freezer lebih praktis.

Sebaiknya bagi kaldu dalam beberapa porsi kecil. Dengan begitu, kamu tinggal mengambil jumlah yang dibutuhkan tanpa harus mencairkan seluruh stok.

Bekukan dalam Cetakan Es

Untuk kebutuhan tumisan atau saus, cetakan es bisa sangat praktis. Tuangkan kaldu ke cetakan, bekukan, lalu pindahkan kubus kaldu ke wadah atau kantong freezer.

Saat memasak, tinggal ambil satu atau dua kubus. Metode ini juga mengurangi risiko kaldu tersisa terlalu banyak setelah dicairkan.

Kaldu Ayam Bisa Dipakai untuk Banyak Masakan

Selain sup, kaldu ayam enak dipakai untuk bubur, nasi tim, saus, tumisan, atau memasak nasi. Bahkan sedikit kaldu bisa membuat rasa sayuran tumis lebih kaya tanpa harus menambah terlalu banyak bumbu.

Kalau sebelumnya membuat resep ayam cabe garam dan masih ada bagian tulang atau potongan ayam yang tidak terpakai, bahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk membuat stok kaldu.

Jadi, satu bahan bisa digunakan lebih maksimal.

Jangan Membuat Kaldu Terlalu Asin

Kaldu yang terlalu asin memang terasa sedap saat dicicipi langsung, tetapi akan merepotkan ketika masuk ke masakan lain. Begitu ditambah kecap, saus, atau bumbu lain, rasanya bisa cepat berlebihan.

Lebih aman membuat rasa dasar yang gurih tetapi ringan. Garam akhir bisa ditambahkan sesuai jenis hidangan.

Cara ini membuat stok kaldu lebih serbaguna.

Cara Membuat Kaldu Ayam Tidak Perlu Ribet

Pada akhirnya, cara membuat kaldu ayam yang enak cukup mengandalkan bahan bagus dan proses memasak yang pelan. Gunakan bagian ayam bertulang, tambahkan sayuran aromatik, masak dengan api kecil, lalu saring.

Tidak perlu memaksakan banyak penyedap. Kalau rasanya sudah punya aroma ayam dan sayuran yang jelas, kaldu tersebut sudah menjadi dasar yang bagus untuk berbagai masakan.

Sekali punya stok di kulkas atau freezer, memasak menu harian juga terasa jauh lebih praktis.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *