MakanYok mencatat Indonesia menjadi negara dengan wakil terbanyak dalam daftar 10 restoran fine dining terbaik Asia Tenggara pada Travelers’ Choice Best of the Best Restaurants Awards 2026 versi Tripadvisor. Empat restoran dari Bali dan Jakarta masuk jajaran tersebut, yaitu Boy’N’Cow, Dava, Henshin, dan Bai Yun, dengan konsep kuliner yang berbeda satu sama lain.
Pencapaian ini menarik karena daftar tidak hanya dikuasai satu jenis masakan. Restoran Indonesia yang masuk menawarkan steak dry-aged, kuliner Argentina, perpaduan Jepang-Peru atau Nikkei, hingga hot pot China.
Menurut laporan detikFood, Boy’N’Cow menempati peringkat keempat, Dava berada di urutan kelima, Henshin pada posisi keenam, dan Bai Yun di posisi ketujuh.
Indonesia Tempatkan Empat Restoran Beruntun
Tiga posisi teratas ditempati restoran dari Singapura, Vietnam, dan Kamboja. KOMA Singapore menduduki posisi pertama, disusul The Rhythms Restaurant dari Hanoi dan Kroya by Chef Chanrith dari Siem Reap.
Setelah tiga restoran tersebut, Indonesia menguasai empat posisi berturut-turut.
Boy’N’Cow di Seminyak, Bali, menjadi restoran Indonesia dengan posisi tertinggi. Restoran ini dikenal sebagai steakhouse dan cocktail lounge yang berfokus pada daging dry-aged.
Profil Tripadvisor Awards menjelaskan bahwa penghargaan Best of the Best ditentukan berdasarkan ulasan dan rating wisatawan yang dikumpulkan selama periode 12 bulan. Tripadvisor menyebut penghargaan tersebut sebagai level tertinggi dalam program Travelers’ Choice dan hanya sebagian kecil dari jutaan listing yang memperoleh pengakuan ini.
Pada profil Tripadvisor Boy’N’Cow, restoran tersebut juga tercatat memperoleh label Travelers’ Choice Best of the Best 2026. Restoran yang berada di Jalan Raya Kerobokan, Seminyak itu memiliki fokus pada steak, barbecue, dan grill.
Dava Bawa Karakter Argentina di Bali
Posisi kelima ditempati Dava yang berada di kawasan AYANA Villas, Bali.
Restoran ini membawa inspirasi kuliner Argentina dengan teknik memasak yang banyak berhubungan dengan tradisi asado. Daging dan seafood dipanggang dengan pendekatan yang menempatkan api serta karakter bahan sebagai bagian penting dari menu.
Lokasinya di kawasan resort juga membuat pengalaman makan tidak hanya berpusat pada hidangan. Pemandangan laut, atmosfer restoran, pilihan wine, dan koktail bergaya Amerika Selatan menjadi bagian dari konsep bersantap.
Masuknya Boy’N’Cow dan Dava sekaligus memperlihatkan kuatnya posisi Bali sebagai destinasi kuliner premium. Wisatawan yang datang ke pulau tersebut kini tidak hanya menemukan makanan tradisional Bali atau restoran kasual, tetapi juga pilihan fine dining dengan karakter internasional.
Henshin Membawa Jakarta ke Posisi Keenam
Jakarta memperoleh wakil melalui Henshin yang berada di The Westin Jakarta.
Henshin menempati lantai 67 hingga 69 dan menggabungkan restoran dengan rooftop bar. Posisi tersebut membuat panorama gedung-gedung Jakarta menjadi bagian dari pengalaman bersantap.
Dari sisi makanan, Henshin mengangkat kuliner Nikkei, tradisi yang berkembang dari pertemuan budaya Jepang dengan Peru. Karakter kuliner ini dapat menghadirkan teknik Jepang dengan bahan, bumbu, serta pendekatan rasa yang berkembang di Peru.
Keberadaan Henshin dalam daftar menunjukkan bahwa pengalaman fine dining juga semakin berkaitan dengan lokasi dan atmosfer.
Pengunjung tidak hanya menilai makanan yang sampai di meja. Tata ruang, pelayanan, pemandangan, konsistensi, serta keseluruhan pengalaman selama berada di restoran turut membentuk kesan yang kemudian tercermin dalam ulasan wisatawan.
Bai Yun Lengkapi Dominasi Indonesia
Restoran Indonesia keempat adalah Bai Yun di Nusa Dua, Bali.
Bai Yun berbeda dari tiga restoran sebelumnya karena menempatkan hot pot sebagai salah satu daya tarik utama. Pengunjung dapat memilih berbagai bahan segar dan memasaknya langsung di meja bersama pilihan kuah serta saus.
Nama Bai Yun berarti “awan putih” dalam bahasa Mandarin. Konsep tersebut dikaitkan dengan kepulan uap yang muncul dari hot pot saat hidangan dimasak.
Dengan masuknya Bai Yun di posisi ketujuh, Bali menyumbang tiga dari empat restoran Indonesia dalam daftar, sedangkan Jakarta menyumbang satu.
Tiga posisi terakhir ditempati Benjarong dan Summer Palace dari Filipina, lalu Punjab Grill Bangkok dari Thailand.
Fine Dining ASEAN Semakin Beragam
Daftar tahun ini memperlihatkan bahwa fine dining di Asia Tenggara tidak lagi identik dengan satu format.
KOMA Singapore menawarkan makanan Jepang modern. The Rhythms Restaurant memadukan pengalaman bersantap dengan panorama Hanoi, sedangkan Kroya mengolah inspirasi kuliner Khmer melalui teknik kontemporer.
Indonesia sendiri menunjukkan variasi yang sangat lebar dalam empat posisi berturut-turut. Ada steakhouse bergaya industrial, restoran dengan inspirasi Argentina, Nikkei di gedung tinggi Jakarta, hingga pengalaman hot pot premium.
Keberagaman tersebut memberi gambaran bagaimana restoran di Asia Tenggara membangun identitas tidak hanya melalui kategori masakan, tetapi juga melalui desain ruang, lokasi, teknik, layanan, dan cerita yang menyertai makanan.
Pengalaman Wisatawan Jadi Bagian Penting
Travelers’ Choice berbeda dari penghargaan yang sepenuhnya ditentukan panel juri profesional. Tripadvisor menggunakan ulasan dan rating komunitas wisatawan sebagai bagian utama metodologinya.
Karena itu, daftar ini lebih tepat dibaca sebagai gambaran pengalaman yang mendapat respons kuat dari pengguna platform dalam periode penilaian, bukan sebagai ukuran tunggal untuk menentukan kualitas seluruh restoran di Asia Tenggara.
Tetap saja, keberadaan empat restoran Indonesia dalam 10 besar memberi eksposur tambahan bagi industri kuliner Tanah Air.
Bali sudah lama dikenal sebagai destinasi wisata internasional, sedangkan Jakarta berkembang sebagai pusat restoran dengan konsep semakin beragam. Pengakuan terhadap Boy’N’Cow, Dava, Henshin, dan Bai Yun memperkuat posisi kedua destinasi tersebut dalam percakapan kuliner regional.
Bagi pencinta kuliner, daftar Tripadvisor 2026 juga menawarkan gambaran bahwa perjalanan mencari pengalaman makan premium di Asia Tenggara tidak perlu terpaku pada satu kota. Singapura, Hanoi, Siem Reap, Bali, Jakarta, Manila, dan Bangkok menghadirkan karakter berbeda, sementara Indonesia tahun ini berhasil mengambil porsi terbesar dalam 10 besar.

